Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2015

ANGKA ASI TAHUN 2010

Data Dinas Kesehatan Kalimantan Barat tahun 2010 diperoleh jumlah bayi sebanyak 11.992 orang, yang mendapatkan ASI Eksklusif masih belum maksimal, hanya sebanyak 4.999 bayi (41,69%).  Data Dinas Kesehatan Kabupaten Pontianak diperoleh jumlah ibu hamil sebanyak 2.616 orang, yang memberikan ASI Eksklusif sebanyak 894 bayi (34,17%). Sedangkan data Puskesmas Sadaniang Kecamatan Sadaniang Kabupaten Pontianak menunjukkan pemberian ASI Eksklusif belum sesuai pencapaian target. Pada tahun 2011 target pencapaian ASI Eksklusif adalah 60%. Sedangkan bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif pada tahun 2011 yaitu 14,6% dari jumlah bayi sebanyak 377 orang (Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Pontianak)

FAKTOR TERBENTUKNYA PERPUSTAKAAN DIGITAL

Faktor yang perlu dipertimbangkan bagi terbentuknya perpustakaan elektronik antara lain: SDM yang handal dibidang IT Peralatan elektronik yang memadai guna kelancaran pekerjaan seorang pustakawan Software yang mendukung guna untuk diadakan kerjasama perpustakaan nantinya Jaringan internet yang memadai

LITERASI INFORMASI

Literasi informasi adalah suatu kemampuan atau keterampilan seseorang yang dimiliki secara terlatih dalam mengakses, mengevaluasi, dan menggunakan sumber-sumber informasi yang diperoleh dari berbagai sumber. Literasi informasi dalam pembelajaran merupakan kebutuhan dasar dalam pembelajaran sepanjang hayat. Sistem pembelajaran akan terus berkembang seiring dengan kemajuan zaman apalagi di zaman sekarang ini teknologi informasi sangat pesat kemajuannya, sehingga siapa yang mampu memanfaatkan teknologi maka meraka tidak akan ketinggalan informasi sehingga pengetahuan akan bertambah terus. Dengan literasi informasi maka sistem pembelajaran pun akan berubah dengan signifikan, semua pengguna dengan bebeas mengakses informasi secara efisien, efektif, kritis, cerdas, akurat dan kreatif. Dengan adanya literasi informasi pengguna akan dengan sendirinya mencari ilmu pembelajaran tanpa harus disuruh oleh orang lain seperti ilmu yang didapat di bangku sekolah. Tingkat kebutuh...

PERPUSTAKAAN DIGITAL

Perpustakaan digital adalah suatu kemajuan di dalam pengelolaan perpustakaan yang dulunya dikelola sedara tradisional kearah digitalisasi. Menurut Saffady dalam Abdul Rahman Saleh (2015) menyatakan bahwa Perpustakaan digital adalah sebuah perpsutakaan yang mengelola semua atau sebagian yang substansi dari koleksi-koleksinya dalam bentuk komputerisasi sebagai bentuk alternatif, suplemen atau pelengkap terhadap cetakan konvensional dalam bentuk mikro material yang saat ini didominasi keloksi perpustakaan. Mengapa perpustakaan konvensional sedikit demi sedikit ditinggalkan dan beralih ke perpustakaan digital dikarenakan perpustakaan konvensional banyak sekali kekurangannya, sedangkan perpustakaan digital memiliki kelebihan antara lain: menghemat ruang, akses ganda, tidak dibatasi oleh runag dan waktu, koleksi dapat berbentuk multimedia, biaya lebih murah. Perpustakaan digital merupakan arah perkembangan perpustakaan dari perpustakaan tradisional ke perpustakaan modern. ...

PENYEBAB SUATU MAJALAH/ JURNAL TIDAK DITERBITKAN

Penyebab suatu naskah belum dapat diterima atau diterbitkan oleh suatu redaksi majalah atau jurnal yaitu: [1] Naskah yang ada tidak sesuai dengan bidang yang ada pada majalah/jurnal tersebut, [2] Informasi yang disampaikan itu bertele-tele sehingga membuat bingung tim redaksi, [3] Dalam penulisan majalah/jurnal tidak mengikuti kaedah tatatulis yang telah ditentukan, [4] Naskah yang disampaikan banyak terjadi kesalahan baik isi maupun tata bahasa

SYARAT-SYARAT MENULIS MAKALAH. PERBEDAAN SEMINAR, LOKAKARYA, SEMILOKA, SYMPOSIUM

Syarat-syarat dalam penulisan makalah antara lain: Menyesuaikan topik Menentukan judul Kata Pengantar Daftar Isi Bab I Pendahuluan yang terdiri dari latar belakang masalah, tujuan pembahasan, ruang lingkup pembahasan, teori yang dipergunakan, dan sistematika pembahasan Bab II Pembahasan yang terdiri dari uraian masalah yang dibahas, analisis dan interpretasi, ilustrasi maupun contoh-contoh baik berupa gambar, tabel, grafik, statisitk dan lain-lain Bab III Penutup yang terdiri dari kesimpulan dan saran Daftar pustaka, ditulis sesuai dengan aturan yang berlaku Perbedaan antara Seminar, Lokakarya, Semiloka, dan Symposium yaitu: Seminar merupakan suatu pembahasan masalah secara ilmiah Lokakarya merupakan suatu acara yang dihadiri oleh beberapa orang untuk memecahkan masalah tertentu dan mencari solusinya Semiloka merupakan suatu pembahasan untuk memecahkan suatu masalah dan mencari solusi yang dilakukan secara ilmiah Symposium merupakan serangkaian pidato pendek divdep...

MODEL JENDELA JOHARI

Model Jendela Johari adalah suatu konsep atau model yang dipergunakan untuk menganalisis situasi komunikasi antarpribadi yang dilakukan. Dengan model ini kita akan mengetahui segi-segi dari diri kita yang hanya kita ketahui serta yang diketahui oleh kita dan orang lain. Kita pun akan menyadari bahwa ada bagian dari diri kita yang hanya diketahui orang lain, namun kita sendiri tidak mengetahuinya, tetapi kita juga mengetahui ada hal-hal yang baik pada diri kita maupun orang lain sama-sama tidak mengetahuinya. Konsep ini dipergunakan untuk mengintrospeksi diri dari kegiatan komunikasi antarpribadi yang dipergunakan sehari-hari. Terkadang diri kita sendiri salah mengartikan konsep diri kita ini sebenarnya seperti apa, misalnya kita menganggap diri kita sebagai orang yang tegas, belum tentu orang lain beranggapan yang sama

FUNGSI KOMUNIKASI NONVERBAL

Fungsi komunikasi nonverbal dalam komunikasi antarpribadi antara lain: Menggantikan pesan lisan, dipergunakan apabila situasi tidak memungkinkan untuk menyampaikan pesan secara lisan Menyampaikan pesan-pesan yang tidak enak disampaikan secara lisan, dipergunakan apabila komunikasi secara lisan terasa sulit dan berat untuk diungkapkan Membentuk kesan yang mengarahkan komunikasi, dipergunakan untuk mendapatkan kesan dari orang lain agar komunikasi yang dilakukan dapat tersampaikan Memperluas relasi, dipergunakan untuk menjalin hubungan yang baik dan memperluas jaringan komunikasi agar pesan terlaksana dengan mudah Mengatur interaksi, dipergunakan untuk memperindah proses komunikasi yang sedang berlangsung sehingga komunikasi yang sedang berjalan tidak terganggu Memperkuat dan memodifikasi pesan-pesan verbal, dipergunakan untuk mempertegas dan memperdalan isi dari komunikasi kita sehingga komunikan bisa dengan mudah mencerna isi komunikasi yang disampaikan.

KARAKTERISTIK KOMUNIKASI ANTARPRIBADI

Karakteristik Komunikasi Antarpribadi antara lain: Komunikasi yang berpusat pada diri sendiri. Terjadinya dimana saja dan kapan saja dan mempunyai tujuan tertentu. Prosesnya saling berkomunikasi dengan menerima dan menyampaikan pesan secara verbal dan nonverbal dan prosesnya berkesinambungan. Adanya kedekatan di antara pribadi yang terlibat baik secara fisik maupun psikologis. Tidak hanya terjadi pertukaran tetapi ada hubungan antar pribadi di antara orang yang terlibat dalam proses tersebut. Pesan yang sudah tersampaikan tidak dapat ditarik kembali baik untuk dihapus, diganti, atau disensor. Adanya dimensi etis dan implikasi etis yang terjadi selama proses komunikasi sehingga sesuatunya bisa dipelajari.

PENGERTIAN DAN PRINSIP KREDO ETIKA KOMUNIKASI

Kredo Komunikasi adalah suatu etika yang mendasar dalam berkomunikasi antarpribadi untuk berpikiran yang bertanggung jawab, untuk mengambil keputusan, dan pengembangan relasi dan komunitas baik dari berbagai konteks, kultur, saluran dan media hendaknya berkomunikasi secara etis. Prinsip-prinsip Kredo Komunikasi antara lain (dalam Iriantara Y, 2014) yaitu: Menganjurkan kebenaran, akurasi, kejujuran, dan bernalar sebagai hal yang mendasar untuk integritas komunikasi Mendukung kebebasan berekspresi, keragaman perspektif dan toleransi terhadap perbedaan pendapat untuk mencapai pengambilan keputusan yang bertanggung jawab dan berdasarkan informasi yang merupakan hal fundamental untuk masyarakat madani Berusaha untuk memahami dan menghormati komunikator lain sebelum mengevaluasi dan merespons pesan yang mereka sampaikan Mengembangkan akses pada sumber-sumber daya dan peluang-peluang komunikasi sebagai hal yang diperlukan untuk mengembangkan potensi manusia dan memberikan sum...

Faktor Penyembuhan Luka Episiotomi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A.       Tinjauan Teori   1.          Episiotomi a.          Pengertian Episiotom i Episiotom i adalah suatu tindakan inisisi pada perineum yang menyebabkan terpotongnya selaput lendir vagina, cincin s elaput dara, jaringan pada seputum rektovaginal, otot-otot dan fasia perineum dan kulit sebelah depan perineum (Wiknjosastro . H, 2010) . Episiotom i adalah insisi dari perineum untuk memudahkan persalinan dan mencegah ruptur perineum totalis (Sulistyawati . A, 2010) . Episiotomi  adalah  tindakan pengguntingan antara vagina dan perineum untuk memperbesar jalan lahir ( Indivara , 2009) . Dari berbagai pengertian di atas maka dapat diambil kesimpulan Episiotom i adalah prosedur bedah minor dimana kulit dan otot-otot yang mendasari daerah perineum antara vagina dan rectum dipotong pada saat kala 2 (kepala crowning) un...